Archive for March, 2009

Pemerintah Dinilai tidak Serius Tangani Kasus HAM

Posted on March 2, 2009. Filed under: Files | Tags: , , , |

Kamis, 26 Februari 2009 18:51 WIB

JAKARTA–MI: Pemerintah dinilai tidak serius dalam menangani persoalan tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Hal itu ditunjukkan dengan ketidakhadiran Jaksa Agung, Kapolri, Menkopolhukam, Menhan, Menkum dan HAM, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara dalam rapat dengar pendapat dengan Pansus Penghilangan Orang Secara Paksa.

“Bagi saya ini adalah penghinaan, karena setiap pemerintah diundang rapat tidak pernah hadir. Hanya mengirimkan wakilnya saja. Saya mendesak pimpinan pansus untuk membuat surat teguran atas sikap pemerintah tersebut, seakan mereka tidak menganggap persoalan ini penting,” tukas anggota pansus yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR Soeripto di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (26/2).

Dari pemerintah, hanya hadir perwakilan Menteri Pertahanan (Menhan) yakni staf ahli Dephan Agus Brotosusilo. Rapat dengar pendapat yang sedianya menghadirkan Jaksa Agung, Kapolri, Menkopolhukam, Menhan, Menkum dan HAM, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara untuk dimintai keterangan perihal peristiwa penculikan 23 aktivis pada periode 1997-1998, dimana 13 orang diantaranya hingga kini statusnya hilang. Nyatanya, seluruh pihak yang diundang tersebut tidak hadir dalam rapat.

Kapolri untuk yang kedua kalinya kembali berhalangan karena melaksanakan rapat koordinasi dengan Ketua Mahkamah Agung dan Jaksa Agung. Selain itu dalam waktu yang sama Kapolri juga harus melakukan serah terima jabatan Deops dan menerima kunjungan Kepolisian Jepang dalam rangka kerjasama Pendidikan Kepolisian.

Anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas Pareira mendesak agar pimpinan pansus segera membuat surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang isinya menegaskan pentingnya keseriusan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan dugaan penghilangan 13 orang secara paksa.

Hal senada disampaikan anggota pansus Nadrah Izhari. Menurutnya, keengganan pemerintah untuk memenuhi undangan pansus merupakan preseden buruk bagi sistem ketatanegaraan, dimana lembaga negara tidak menghadiri undangan DPR dua kali berturut-turut.

Ia mendesak, agar pansus juga mengirimkan surat panggilan paksa kepada lembaga negara yang tidak kunjung memenuhi undangan DPR. “Dalam tata tertib DPR kita berhak untuk memanggil secara paksa. Kita ini dianggap main-main, padahal pansus ini dibentuk secara terhormat melalui paripurna. Kita sudah dilecehkan,” tukas Nadrah.

Menurut Wakil Ketua Pansus Darmayanto dalam Pasal 201 ayat 6 Tata Tertib DPR disebutkan, dalam hal pihak lembaga negara tidak memenuhi permintaan kedua tanpa alasan yang tidak bisa diterima atau menolak untuk hadir, bagi yang bersangkutan dikenakan pemanggilan paksa sesuai peraturan perundang-undangan. (*/OL-06)

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Penembakan di Puncak Jaya Diduga Dilakukan oleh OPM

Posted on March 2, 2009. Filed under: Files | Tags: , , |

Jumat, 27 Februari 2009 14:34
JAKARTA–MI: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Abubakar Nataprawira mengatakan penembakan di Puncak Jaya, Papua, pada Jumat (27/2) sekitar pukul 10.10 WIT diduga dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Hingga kini, pelaku penembakan terus dikejar oleh Satuan Intelijen Keamanan Polres Puncak Jaya dan sembilan anggota Brimob Polda Papua. Diduga pelaku adalah anggota OPM,” kata Abubakar di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, akibat tembakan itu, satu orang yang sedang mengendarai mobil bak terbuka mengalami luka tembak di pelipis. “Korban penembakan bernama Andreas. Ia mengalami luka karena pelipisnya terserempet peluru,” ujarnya.

Menurutnya, saat penembakan kterjadi orban sedang naik mobil bernomor polisi DD 8494
AZ di Jembatan Besai Kali Kurage, Desa Kurage, Puncak Jaya. Mobil yang dikemudikan oleh Darwin itu ditembak dua kali dari atas
bukit.

“Satu tembakan mengenai pelipis kiri korban sedangkan satu tembakan mengenai mobil,” katanya.

Abubakar mengatakan, hingga kini polisi belum dapat memastikan jumlah pelaku penembakan dan jenis senjata api yang digunakan. “Tersangka langsung kabur setelah melepaskan tembakan,” katanya. (Ant/OL-01)WIB      234 Dibaca  |  0 Komentar

<!–

Senin, 08 Januari 2009. 11:45 WIB

–>

JAKARTA–MI: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Abubakar Nataprawira mengatakan penembakan di Puncak Jaya, Papua, pada Jumat (27/2) sekitar pukul 10.10 WIT diduga dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Hingga kini, pelaku penembakan terus dikejar oleh Satuan Intelijen Keamanan Polres Puncak Jaya dan sembilan anggota Brimob Polda Papua. Diduga pelaku adalah anggota OPM,” kata Abubakar di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, akibat tembakan itu, satu orang yang sedang mengendarai mobil bak terbuka mengalami luka tembak di pelipis. “Korban penembakan bernama Andreas. Ia mengalami luka karena pelipisnya terserempet peluru,” ujarnya.

Menurutnya, saat penembakan kterjadi orban sedang naik mobil bernomor polisi DD 8494
AZ di Jembatan Besai Kali Kurage, Desa Kurage, Puncak Jaya. Mobil yang dikemudikan oleh Darwin itu ditembak dua kali dari atas
bukit.

“Satu tembakan mengenai pelipis kiri korban sedangkan satu tembakan mengenai mobil,” katanya.

Abubakar mengatakan, hingga kini polisi belum dapat memastikan jumlah pelaku penembakan dan jenis senjata api yang digunakan. “Tersangka langsung kabur setelah melepaskan tembakan,” katanya. (Ant/OL-01)

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/02/02/62744/17/1/Penembakan_di_Puncak_Jaya_Diduga_Dilakukan_oleh_OPM

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

PT DI segera Selesaikan Super Puma Pesanan TNI AU

Posted on March 2, 2009. Filed under: Files | Tags: , , , |

Senin, 02 Maret 2009 12:52 WIB

ANTARA
JAKARTA–MI: PT Dirgantara Indonesia (DI) Bandung segera menyelesaikan pembuatan tiga helikopter Super Puma pesanan TNI Angkatan Udara (AU) untuk melengkapi tujuh unit yang telah selesai sebelumnya.”Dari sembilan unit yang tersisa, tiga unit tengah dalam penyelesaian. Satu unit telah mencapai 90 persen dan dalam dua bulan kedepan sudah dapat diterbangkan, sedangkan dua lainnya masih sekitar 60 hingga 70 persen pengerjaannya,” kata Direktur Utama PT DI Budi Santoso di
Jakarta, Senin (2/3).

Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) melakukan pemesanan 16 helikopter Super Puma NAS 332 beserta suku cadangnya dari PT DI berdasarkan kontrak jual beli (KJB) 010 pada 1998.

Dari 16 unit yang dipesan, baru tujuh yang telah selesai dan diserahkan ke TNI AU. Sedangkan sembilan unit lainnya, tersendat-sendat pengerjaannya karena keterbatasan dana.

“Dengan selesainya tiga unit tersebut, maka telah 10 unit yang kami serahkan. Sisanya, akan akan dimodifikasi menjadi Super Puma II atau Cougar yang lebih baru teknologinya,” katanya.

Modifikasi yang merupakan kerja sama antara PT DI dengan Eurocopter Perancis itu, untuk menguasai pasar helikopter khusus Angkatan Udara di kawasan Asia. (Ant/OL-01)

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/03/03/63107/17/1/PT_DI_segera_Selesaikan_Super_Puma_Pesanan_TNI_AU

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Panglima TNI: Situasi di Aceh Diperkirakan Menghangat

Posted on March 2, 2009. Filed under: Files | Tags: , |

Senin, 23 Februari 2009 13:45 WIB

JAKARTA–MI: Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso memperkirakan, situasi di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menghangat menjelang pelaksanaan Pemilu 2009.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono dengan Komisi I DPR di Jakarta, Senin, ia mengatakan, perkembangan situasi politik menjelang Pemilu dapat menimbulkan potensi konflik baik yang berasal dari internal partai politik maupun luar partai politik.

“Tidak itu saja, mungkin juga terjadi konflik antara parpol dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dapat berujung pada instabilitas keamanan di Aceh,” katanya.

Hal itu, katanya, diperparah dengan kemungkinan meningkatnya angka kriminalitas yang dapat mengganggu kegiatan tahapan Pemilu 2009.

Untuk mengantisipasi itu, lanjut Djoko, pihaknya telah melakukan langkah koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat kepolisian. “Antisipasinya dengan melaksanakan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan terkait perbantuan kepada pemda,” ujar Panglima TNI.

Hadir dalam raker itu Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Subandrio, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno. (Ant/OL-02)

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/02/02/62025/17/1/Situasi_di_Aceh_Diperkirakan_Menghangat

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Rekomendasi Pengalihan Bisnis TNI masih Disiapkan

Posted on March 2, 2009. Filed under: Files | Tags: |

Senin, 23 Februari 2009 13:58 WIB
Senin, 08 Januari 2009. 11:45 WIB
JAKARTA–MI: Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan, departemen yang dipimpinnya masih mempersiapkan rekomendasi tim pengarah dan usulan regulasi Pengalihan Aktivitas Bisnis (PAB) TNI kepada presiden.

Saat raker dengan Komisi I di Gedung DPR Jakarta, Senin (23/2), Menhan Juwono Sudarsono mengatakan, proses yang dilakukannya tersebut masih sesuai pentahapan proses perumusan regulasi pengalihan aktivitas bisnis TNI itu.

“Proses ini mengadopsi alternatif yang diusulkan oleh tim pelaksana PAB TNI dan diselaraskan dengan masukkan dari otoritas departemen terkait,” ujarnya.

Sejumlah departemen teknis yang terkait dengan PAB TNI itu adalah Depkeu, Kementrian Negara BUMN, Depkum dan HAM serta Mabes TNI. Dengan demikian, ujar Menhan, produk regulasi PAB TNI dapat memenuhi aspek legal dan memperhatikan hak warga negara dalam berkoperasi atau
beryayasan dengan memperhatikan aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Lebih lanjut Menhan mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan TNI untuk pembangunan kekuatan dan kesejahteraannya masih jauh dibawah kebutuhan minimal mengingat kemampuan anggaran pertahanan hanya sebesar 30 persen.

Sebelumnya kalangan Komisi I mendesak pemerintah melalui Menhan agar mempercepat penyelesaian pengalihan dan pengelolaan bisnis TNI.

Dalam raker yang dipimpin Ketua Komisi I Theo Sambuaga itu, Menhan juga menjelaskan seputar rencana membangun Air Strip di Pulau Miangas yang berbatasan langsung dengan Filipina untuk membuka keterisolasian daerah itu.

Menurut Menhan, keterisolasian dapat dibuka dengan membangun sarana transportasi melalui sistem perhubungan udara sehingga memungkinkan mendaratnya pesawat perintis.

Disamping itu, ujar Menhan, sarana tersebut dapat mendukung kesinambungan logistik dan transportasi bagi kelangsungan operasi sehari-hari TNI.

Menhan juga menjelaskan bahwa pembangunan lapangan perintis di Miangas itu mengacu pada ketentuan penerbangan sipil yang ditangani Dephub. (Ant/OL-02)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

« Previous Entries
  • In the name of Palestinian

  • Bahasa

  • URGENT ACTION!!!

    FREE PALESTINE, END ISRAELI AGGRESSION NOW! BRING ISRAEL AND IT'S ALLY TO INTERNATIONAL COURT
  • DUKUNG PEMILU 2009 YANG BERKUALITAS

    Sesungguhnya iklan politik hanyalah iklan yang tentunya pasti manis bahkan menyentuh, oleh karena itu [1] Jangan percaya iklan tapi lihat rekam jejak partai dan politisinya. [2]. WASPADA Janji Palsu Partai dan Politisi dengan Logika dan Retorika menjual penderitaan rakyat. [3]. Tidak Pilih Partai dan Politisi pelanggar HAM, korup, suka dengan kekerasan dan tidak peduli aspirasi rakyat.
  • Just Foreign Policy Iraqi Death Estimator
  • Gaza Massacre

    Gaza Carnage Counter
  • Files

  • Calendar

    March 2009
    M T W T F S S
    « Jan   Aug »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Categories

  • Blog Stats

    • 3,923 hits

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...